Dublin Core
Judul
EVALUASI TEKNIK PENANGANAN SWABAKAR PADA STOCKPILE DI PT BUDI GEMA GEMPITA LAHAT SUMATERA SELATAN
Perihal
Swabakar, Stockpile, Batubara, Evaluasi Teknik Penanganan, Efektifitas Penanganan
Deskripsi
ABSTRAK
Aktivitas penumpukan batubara di stockpile memiliki potensi tinggi terhadap terjadinya swabakar
(spontaneous combustion), yang dapat menimbulkan kerugian baik dari segi keselamatan kerja
maupun kerusakan material. PT Budi Gema Gempita sebagai perusahaan yang bergerak di bidang
pertambangan batubara, menghadapi tantangan dalam mencegah dan menangani kejadian swabakar
secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi teknik penanganan swabakar yang
diterapkan di stockpile perusahaan serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama terjadinya
swabakar. Metodologi yang digunakan meliputi pengamatan langsung di lapangan, wawancara
dengan pihak terkait, dan analisis data sekunder dari laporan teknis perusahaan. Evaluasi difokuskan
metode pemantauan suhu, penataan material, serta prosedur penanggulangan saat terjadi swabakar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama swabakar adalah tingginya kandungan sulfur
dan waktu penyimpanan yang lama. Teknik penanganan yang telah diterapkan seperti pengadukan
material, telah memberikan hasil yang cukup efektif, namun masih memerlukan peningkatan dari
segi frekuensi pengawasan dan pelatihan pekerja. Rekomendasi yang diberikan mencakup
penerapan teknologi monitoring berbasis sensor otomatis, pengembangan Standar operasional
prosedur darurat penanggulangan swabakar.
Aktivitas penumpukan batubara di stockpile memiliki potensi tinggi terhadap terjadinya swabakar
(spontaneous combustion), yang dapat menimbulkan kerugian baik dari segi keselamatan kerja
maupun kerusakan material. PT Budi Gema Gempita sebagai perusahaan yang bergerak di bidang
pertambangan batubara, menghadapi tantangan dalam mencegah dan menangani kejadian swabakar
secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi teknik penanganan swabakar yang
diterapkan di stockpile perusahaan serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama terjadinya
swabakar. Metodologi yang digunakan meliputi pengamatan langsung di lapangan, wawancara
dengan pihak terkait, dan analisis data sekunder dari laporan teknis perusahaan. Evaluasi difokuskan
metode pemantauan suhu, penataan material, serta prosedur penanggulangan saat terjadi swabakar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama swabakar adalah tingginya kandungan sulfur
dan waktu penyimpanan yang lama. Teknik penanganan yang telah diterapkan seperti pengadukan
material, telah memberikan hasil yang cukup efektif, namun masih memerlukan peningkatan dari
segi frekuensi pengawasan dan pelatihan pekerja. Rekomendasi yang diberikan mencakup
penerapan teknologi monitoring berbasis sensor otomatis, pengembangan Standar operasional
prosedur darurat penanggulangan swabakar.
Pembuat
Pingky Yuito
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
