Dublin Core
Judul
EVALUASI PRODUKTIVITAS EXCAVATOR PC-500
KOMATSU DAN DUMP TRUCK MERCY AROCS PADA
PENGGALIAN BATUBARA DI PIT TAL UTARA BARAT
PT BUKIT ASAM TBK, TANJUNG ENIM
KOMATSU DAN DUMP TRUCK MERCY AROCS PADA
PENGGALIAN BATUBARA DI PIT TAL UTARA BARAT
PT BUKIT ASAM TBK, TANJUNG ENIM
Perihal
Produktivitas, Excavator PC-500 Komatsu, Dump Truck Mercy Arocs, Match
Factor, Penambangan Batubara, PT Bukit Asam Tbk
Factor, Penambangan Batubara, PT Bukit Asam Tbk
Deskripsi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas Excavator PC-500 Komatsu dan
Dump Truck Mercy Arocs pada kegiatan penggalian batubara di Pit TAL Utara Barat PT
Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim. Evaluasi dilakukan dengan menghitung cycle time,
efisiensi kerja, serta produktivitas aktual masing-masing alat. Metode pengumpulan data
dilakukan melalui observasi lapangan dan analisis data primer dan sekunder. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa produktivitas excavator PC-500 Komatsu sebesar 207,79
ton/jam, sedangkan produktivitas dump truck Mercy Arocs sebesar 20,39 ton/jam. Nilai
keserasian kerja alat (match factor) sebesar 0,69 mengindikasikan adanya
ketidakseimbangan dalam sinkronisasi kerja antara alat gali muat dan alat angkut. Untuk
mencapai keserasian kerja yang optimal (match factor mendekati 1, diperlukan
penambahan tiga unit dump truck. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas antara
lain kondisi front loading, kondisi jalan angkut, dan cuaca.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas Excavator PC-500 Komatsu dan
Dump Truck Mercy Arocs pada kegiatan penggalian batubara di Pit TAL Utara Barat PT
Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim. Evaluasi dilakukan dengan menghitung cycle time,
efisiensi kerja, serta produktivitas aktual masing-masing alat. Metode pengumpulan data
dilakukan melalui observasi lapangan dan analisis data primer dan sekunder. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa produktivitas excavator PC-500 Komatsu sebesar 207,79
ton/jam, sedangkan produktivitas dump truck Mercy Arocs sebesar 20,39 ton/jam. Nilai
keserasian kerja alat (match factor) sebesar 0,69 mengindikasikan adanya
ketidakseimbangan dalam sinkronisasi kerja antara alat gali muat dan alat angkut. Untuk
mencapai keserasian kerja yang optimal (match factor mendekati 1, diperlukan
penambahan tiga unit dump truck. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas antara
lain kondisi front loading, kondisi jalan angkut, dan cuaca.
Pembuat
Rizki Ramadhan
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
