Dublin Core
Judul
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMUNIKASI
INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI
KANTOR KECAMATAN PRABUMULIH BARAT
KOTA PRABUMULIH
INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI
KANTOR KECAMATAN PRABUMULIH BARAT
KOTA PRABUMULIH
Perihal
Budaya Organisasi, Komunikasi Interpersonal, Kinerja Pegawai
Deskripsi
ABSTRAK
Renata Lasmaritha Silalahi (2025): “Pengaruh Budaya Organisasi dan
Komunikasi Interpersonal Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan
Prabumulih Barat Kota Prabumulih”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah ada pengaruh budaya organisasi (X1) dan Komunikasi Interpersonal (X2)
secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai (Y) pada kantor Kecamatan
Prabumulih Barat Kota Prabumulih dengan sampel berjumlah 43 responden. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan
pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier
berganda yang dibuat dengan SPSS versi 26. Hasil pengujian statistik dieroleh
bahwa Budaya organisasi (X1) memiliki pengaruh secara parsial dengan variabel
kinerja pegawai (Y). Dimana bisa dilihat dari thitung > ttabel atau 4,096 > 2,021
dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Variabel komunikasi interpersonal
(X2) memiliki pengaruh secara parsial dengan variabel kinerja pegawai. (Y).
Dimana bisa dilihat dari thitung > ttabel atau 5,392 > 2,021 dengan nilai signifikan
sebesar 0,000 < 0,05. Serta diuji secara simultan Fhitung> Ftabel 34.626> 3,23 dengan
nilai signifikan (0.000 < 0.05). Maka disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan
signifikan variabel budaya organisasi (X1) dan Komunikasi Interpersonal (X2)
secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai (Y) pada kantor Kecamatan
Prabumulih Barat Kota Prabumulih. Hasil perhitungan regresi koefisien determinasi
(Adjusted R Square) yang diperoleh yaitu sebesar 0,616 atau 61,6%. Hal ini berarti
sisanya 38,4 % dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya seperti lingkungan kerja
dan disiplin kerja.
Renata Lasmaritha Silalahi (2025): “Pengaruh Budaya Organisasi dan
Komunikasi Interpersonal Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan
Prabumulih Barat Kota Prabumulih”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah ada pengaruh budaya organisasi (X1) dan Komunikasi Interpersonal (X2)
secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai (Y) pada kantor Kecamatan
Prabumulih Barat Kota Prabumulih dengan sampel berjumlah 43 responden. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan
pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier
berganda yang dibuat dengan SPSS versi 26. Hasil pengujian statistik dieroleh
bahwa Budaya organisasi (X1) memiliki pengaruh secara parsial dengan variabel
kinerja pegawai (Y). Dimana bisa dilihat dari thitung > ttabel atau 4,096 > 2,021
dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Variabel komunikasi interpersonal
(X2) memiliki pengaruh secara parsial dengan variabel kinerja pegawai. (Y).
Dimana bisa dilihat dari thitung > ttabel atau 5,392 > 2,021 dengan nilai signifikan
sebesar 0,000 < 0,05. Serta diuji secara simultan Fhitung> Ftabel 34.626> 3,23 dengan
nilai signifikan (0.000 < 0.05). Maka disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan
signifikan variabel budaya organisasi (X1) dan Komunikasi Interpersonal (X2)
secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai (Y) pada kantor Kecamatan
Prabumulih Barat Kota Prabumulih. Hasil perhitungan regresi koefisien determinasi
(Adjusted R Square) yang diperoleh yaitu sebesar 0,616 atau 61,6%. Hal ini berarti
sisanya 38,4 % dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya seperti lingkungan kerja
dan disiplin kerja.
Pembuat
Renata Lasmaritha Silalahi
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
