Dublin Core
Judul
ANALISIS BAHAYA DAN RISIKO PADA AKTIVITAS LOADING OVERBURDEN DENGAN METODE IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO (IBPR) DI FRONT SELINGSING PIT E BANKO TENGAH PT SATRIA BAHANA SARANA TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN
Perihal
Loading overburden, IBPR, potensi bahaya, risiko kerja, keselamatan kerja.
Deskripsi
Kegiatan loading overburden di Front Selingsing Pit E Banko Barat PT Satria Bahana
Sarana memiliki potensi bahaya yang tinggi karena melibatkan penggunaan alat berat,
kondisi medan kerja yang dinamis, serta interaksi antara excavator dan dump truck.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta
menentukan upaya pengendalian risiko pada aktivitas loading overburden menggunakan
metode Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR). Metode penelitian dilakukan
melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada
25 responden. Penilaian risiko dilakukan dengan mengalikan nilai probability dan severity
berdasarkan Matriks risiko perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 potensi
bahaya, yaitu keterbatasan area kerja, kondisi lantai kerja tidak stabil, paparan debu,
kondisi jenjang tidak sesuai standar, interaksi satwa liar, aktivitas loading topsoil, loading
di dekat area hutan, interaksi alat di area kritis, kelelahan operator, dan tindakan kerja tidak
aman. Hasil perhitungan menunjukkan 4 potensi bahaya termasuk kategori High Risk
(40%), 5 potensi bahaya termasuk kategori Moderate to High Risk (50%), dan 1 potensi
bahaya termasuk kategori Moderate Risk (10%). Risiko tertinggi terdapat pada kondisi
jenjang tidak sesuai standar dan interaksi alat di area kritis dengan nilai risiko 15. Upaya
pengendalian dilakukan melalui perbaikan geometri jenjang, penataan area kerja,
pemasangan rambu keselamatan, inspeksi rutin, safety talk, dan penggunaan alat pelindung
diri. Penerapan pengendalian tersebut dapat menurunkan tingkat risiko sehingga potensi
kecelakaan kerja dapat diminimalkan.
Sarana memiliki potensi bahaya yang tinggi karena melibatkan penggunaan alat berat,
kondisi medan kerja yang dinamis, serta interaksi antara excavator dan dump truck.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta
menentukan upaya pengendalian risiko pada aktivitas loading overburden menggunakan
metode Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR). Metode penelitian dilakukan
melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada
25 responden. Penilaian risiko dilakukan dengan mengalikan nilai probability dan severity
berdasarkan Matriks risiko perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 potensi
bahaya, yaitu keterbatasan area kerja, kondisi lantai kerja tidak stabil, paparan debu,
kondisi jenjang tidak sesuai standar, interaksi satwa liar, aktivitas loading topsoil, loading
di dekat area hutan, interaksi alat di area kritis, kelelahan operator, dan tindakan kerja tidak
aman. Hasil perhitungan menunjukkan 4 potensi bahaya termasuk kategori High Risk
(40%), 5 potensi bahaya termasuk kategori Moderate to High Risk (50%), dan 1 potensi
bahaya termasuk kategori Moderate Risk (10%). Risiko tertinggi terdapat pada kondisi
jenjang tidak sesuai standar dan interaksi alat di area kritis dengan nilai risiko 15. Upaya
pengendalian dilakukan melalui perbaikan geometri jenjang, penataan area kerja,
pemasangan rambu keselamatan, inspeksi rutin, safety talk, dan penggunaan alat pelindung
diri. Penerapan pengendalian tersebut dapat menurunkan tingkat risiko sehingga potensi
kecelakaan kerja dapat diminimalkan.
Pembuat
Roihan Muflih
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
20 Mei 2026
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text

