Dublin Core
Judul
ANALISIS POLA PENIMBUNAN BATUBARA UNTUK
PENCEGAHAN SWABAKAR PADA AREA STOCKPILE
DI PT LEMATANG COAL LESTARI GUNUNG RAJA SUMATERA SELATAN
PENCEGAHAN SWABAKAR PADA AREA STOCKPILE
DI PT LEMATANG COAL LESTARI GUNUNG RAJA SUMATERA SELATAN
Perihal
Pola Penimbunan, Swabakar, Stockpile, Batubara, Manajemen FIFO.
Deskripsi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penimbunan batubara sebagai
upaya pencegahan terhadap potensi swabakar (self combustion) pada area stockpile
di PT Lematang Coal Lestari, Gunung Raja, Sumatera Selatan. Swabakar
merupakan fenomena terbakarnya batubara secara spontan akibat proses oksidasi
yang tidak terkontrol, terutama pada penimbunan yang tidak memperhatikan
manajemen yang baik. Oleh karena itu, sistem penumpukan dan tata kelola
stockpile yang efisien menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas dan
keselamatan penyimpanan batubara. Metode penelitian yang digunakan meliputi
observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis teknis
terhadap sistem dan pola penimbunan yang diterapkan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa PT Lematang Coal Lestari belum sepenuhnya menerapkan
standar manajemen stockpile berdasarkan KEPMEN ESDM No. 1827
K/30/MEM/2018, termasuk dalam hal penerapan sistem FIFO (First In First Out)
dan pengaturan dimensi timbunan yang ideal. Pola penimbunan yang digunakan
saat ini adalah metode windrow, namun belum dilakukan trimming dan pemadatan
yang optimal pada setiap lapisan timbunan. Rekomendasi yang diajukan adalah
penerapan sistem FIFO secara konsisten, perbaikan desain stockpile sesuai standar
teknis, serta pembuatan SOP operasional untuk menjamin efisiensi penimbunan
dan mengurangi risiko swabakar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi
acuan teknis dalam pengelolaan stockpile yang aman dan efektif di perusahaan
tambang batubara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penimbunan batubara sebagai
upaya pencegahan terhadap potensi swabakar (self combustion) pada area stockpile
di PT Lematang Coal Lestari, Gunung Raja, Sumatera Selatan. Swabakar
merupakan fenomena terbakarnya batubara secara spontan akibat proses oksidasi
yang tidak terkontrol, terutama pada penimbunan yang tidak memperhatikan
manajemen yang baik. Oleh karena itu, sistem penumpukan dan tata kelola
stockpile yang efisien menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas dan
keselamatan penyimpanan batubara. Metode penelitian yang digunakan meliputi
observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis teknis
terhadap sistem dan pola penimbunan yang diterapkan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa PT Lematang Coal Lestari belum sepenuhnya menerapkan
standar manajemen stockpile berdasarkan KEPMEN ESDM No. 1827
K/30/MEM/2018, termasuk dalam hal penerapan sistem FIFO (First In First Out)
dan pengaturan dimensi timbunan yang ideal. Pola penimbunan yang digunakan
saat ini adalah metode windrow, namun belum dilakukan trimming dan pemadatan
yang optimal pada setiap lapisan timbunan. Rekomendasi yang diajukan adalah
penerapan sistem FIFO secara konsisten, perbaikan desain stockpile sesuai standar
teknis, serta pembuatan SOP operasional untuk menjamin efisiensi penimbunan
dan mengurangi risiko swabakar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi
acuan teknis dalam pengelolaan stockpile yang aman dan efektif di perusahaan
tambang batubara
Pembuat
Yuel Akhbar Nurizky
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
