Dublin Core
Judul
EVALUASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT
EXCAVATOR KOMATSU PC 1250 DAN ALAT ANGKUT HD
KOMATSU 785 DI PIT PE PT PRIAMANAYA ENERGI
LAHAT SUMATERA SELATAN
EXCAVATOR KOMATSU PC 1250 DAN ALAT ANGKUT HD
KOMATSU 785 DI PIT PE PT PRIAMANAYA ENERGI
LAHAT SUMATERA SELATAN
Perihal
Pengupasan overburden, excavator, hauvy duty, cycle time, produktivitas
Deskripsi
ABSTRAK
PT Priamanaya Energi pada operasi penambangan batubara terdapat beberapa jenis lapisan
tanah yang harus dibongkar, lapisan pertama yaitu top soil dan sub soil, lapisan kedua pasir
dan overburden; dan lapisan terakhir adalah batubara. Pada salah satu aktivitas pengupasan
overburden yang dilakukan PT Priamanaya Energi yaitu land clearing, pengupasan top
soil, pengupasan overburden, penimbunan dan perataan pada disposal. Penelitian ini
mengamati satu front penambangan tepatnya pada Pit PE yang dikontraktor oleh
Kalimantan Prima Persada (KPP) di Low wall di PT Priamanaya Energi dengan kombinasi
1 alat gali muat excavator Komatsu PC 1250 dan 4 unit alat angkut HD Komatsu 785. Alat
gali muat dan alat angkut yang digunakan pada pengupasan overburden adalah Excavator
Komatsu PC 1250 dan HD Komatsu 785. Berdasarkan hasil dari penelitian penulis dapat
disimpulkan hasil evaluasi dan perhitungan produktivitas pada excavator Komatsu PC
1250 adalah 575,51 Bcm/jam telah mencapai target sesuai plan productivity yang telah
direncanakan oleh KPP yaitu 570 Bcm/jam sedangkan perhitungan productivity HD
Komatsu 785 adalah 112,98 Bcm/jam dengan jarak 2800 m belum mencapai target
berdasarkan plan KPP yang telah direncanakan yaitu sebesar 170 Bcm/jam. Faktor-faktor
penghambat tidak tercapainya produktivitas alat yaitu yang pertama area front
penambangan yang sedikit licin dan terdapat banyak spoil, kedua jalan sudah cukup baik
dengan lebar 25 m tetapi pada saat hujan jalan menjadi licin dan berlumpur sedangkan
ketika cuaca panas jalan menjadi kering dan berdebu, yang terakhir metode yang digunakan
alat muat-angkut yaitu metode top loading.
PT Priamanaya Energi pada operasi penambangan batubara terdapat beberapa jenis lapisan
tanah yang harus dibongkar, lapisan pertama yaitu top soil dan sub soil, lapisan kedua pasir
dan overburden; dan lapisan terakhir adalah batubara. Pada salah satu aktivitas pengupasan
overburden yang dilakukan PT Priamanaya Energi yaitu land clearing, pengupasan top
soil, pengupasan overburden, penimbunan dan perataan pada disposal. Penelitian ini
mengamati satu front penambangan tepatnya pada Pit PE yang dikontraktor oleh
Kalimantan Prima Persada (KPP) di Low wall di PT Priamanaya Energi dengan kombinasi
1 alat gali muat excavator Komatsu PC 1250 dan 4 unit alat angkut HD Komatsu 785. Alat
gali muat dan alat angkut yang digunakan pada pengupasan overburden adalah Excavator
Komatsu PC 1250 dan HD Komatsu 785. Berdasarkan hasil dari penelitian penulis dapat
disimpulkan hasil evaluasi dan perhitungan produktivitas pada excavator Komatsu PC
1250 adalah 575,51 Bcm/jam telah mencapai target sesuai plan productivity yang telah
direncanakan oleh KPP yaitu 570 Bcm/jam sedangkan perhitungan productivity HD
Komatsu 785 adalah 112,98 Bcm/jam dengan jarak 2800 m belum mencapai target
berdasarkan plan KPP yang telah direncanakan yaitu sebesar 170 Bcm/jam. Faktor-faktor
penghambat tidak tercapainya produktivitas alat yaitu yang pertama area front
penambangan yang sedikit licin dan terdapat banyak spoil, kedua jalan sudah cukup baik
dengan lebar 25 m tetapi pada saat hujan jalan menjadi licin dan berlumpur sedangkan
ketika cuaca panas jalan menjadi kering dan berdebu, yang terakhir metode yang digunakan
alat muat-angkut yaitu metode top loading.
Pembuat
Osi Kestri Hanumsi
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
