Dublin Core
Judul
ANALISIS SAFETY MATURITY LEVEL PADA KARYAWAN
UNIT PENGOLAHAN TAMBANG BATU ANDESIT DI
PT ANUGRAH LANGGENG MUKTI
UNIT PENGOLAHAN TAMBANG BATU ANDESIT DI
PT ANUGRAH LANGGENG MUKTI
Perihal
SML, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Risiko Kecelakaan
Kerja, Tambang Batu Andesit, Budaya Keselamatan.
Kerja, Tambang Batu Andesit, Budaya Keselamatan.
Deskripsi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja pada industri pertambangan, khususnya pada unit pengolahan (crushing plant) batu andesit di PT Anugrah Langgeng Mukti yang melibatkan proses mekanis kompleks, sehingga diperlukan evaluasi kuantitatif terhadap tingkat kematangan budaya keselamatan kerja (Safety Maturity Level/SML). Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan program K3, mengidentifikasi faktor budaya keselamatan yang paling dominan, serta mengukur level SML pada karyawan unit pengolahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner biner (Ya/Tidak), observasi lapangan, dan studi dokumen internal. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat persepsi karyawan terhadap penerapan program K3 dasar berada pada kategori sangat baik dengan capaian sebesar 82,0% (jawaban Ya). Berdasarkan evaluasi 5 faktor budaya keselamatan, faktor paling dominan yang menjadi kekuatan utama perusahaan adalah Kebijakan & Prosedur Keselamatan serta Pengawasan & Pemantauan, sedangkan faktor paling lemah berada pada aspek interaksi antar rekan kerja (peer-to-peer observation) dan pelaporan insiden/kejadian hampir celaka (near-miss). Secara keseluruhan, indeks nilai pencapaian SML karyawan unit pengolahan sebesar 70,0%, yang menempatkan budaya keselamatan PT Anugrah Langgeng Mukti pada Level 3: Terencana (Planned/Calculative) dalam rentang interval 51% – 75%. Sebagai kesimpulan, meskipun pengelolaan K3 telah terstruktur dan terdokumentasi dengan baik secara administratif, perusahaan direkomendasikan untuk menerapkan program Behavior Based Safety (BBS) dan budaya pelaporan tanpa sanksi (Just Culture) guna mendorong inisiatif mandiri pekerja menuju Level 4 (Proaktif).
Pembuat
Malva Nabila Putri
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
17 Juni 2026
Format
PDF
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
