Dublin Core
Judul
ANALISIS KOMPREHENSIF MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
DAN OPTIMALISASI PROYEK INFRASTRUKTUR PADA
PT ADHI KARYA Tbk: IMPLEMENTASI DAN
DAMPAK EKONOMI PERIODE 2021-2023
DAN OPTIMALISASI PROYEK INFRASTRUKTUR PADA
PT ADHI KARYA Tbk: IMPLEMENTASI DAN
DAMPAK EKONOMI PERIODE 2021-2023
Perihal
Manajemen Risiko Keuangan, Proyek Infrastruktur, Likuiditas,
Leverage, PT Adhi Karya Tbk.
Leverage, PT Adhi Karya Tbk.
Deskripsi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko
keuangan dan optimalisasi proyek infrastruktur di PT Adhi Karya Tbk selama
periode 2021–2023 serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan dan pertumbuhan
ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder
berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Variabel yang dianalisis mencakup
risiko likuiditas (current ratio, quick ratio, dan cash ratio) dan risiko leverage (debt
to equity ratio dan debt to asset ratio). Temuan penelitian mengindikasikan adanya
peningkatan tingkat likuiditas dan penurunan leverage selama periode tersebut.
Namun, rasio yang diperoleh masih belum sepenuhnya sesuai dengan standar
industri, sehingga menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan tetap berada
dalam posisi yang rentan. Manajemen risiko yang diterapkan terbukti mampu
meningkatkan efisiensi proyek dan memperkuat posisi keuangan perusahaan dalam
menghadapi ketidakpastian ekonomi pasca-pandemi. Penelitian ini memberikan
kontribusi dalam memperkaya literatur terkait manajemen risiko keuangan di sektor
konstruksi serta menjadi referensi strategis bagi pengambil kebijakan dalam
pengelolaan proyek infrastruktur yang berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko
keuangan dan optimalisasi proyek infrastruktur di PT Adhi Karya Tbk selama
periode 2021–2023 serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan dan pertumbuhan
ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder
berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Variabel yang dianalisis mencakup
risiko likuiditas (current ratio, quick ratio, dan cash ratio) dan risiko leverage (debt
to equity ratio dan debt to asset ratio). Temuan penelitian mengindikasikan adanya
peningkatan tingkat likuiditas dan penurunan leverage selama periode tersebut.
Namun, rasio yang diperoleh masih belum sepenuhnya sesuai dengan standar
industri, sehingga menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan tetap berada
dalam posisi yang rentan. Manajemen risiko yang diterapkan terbukti mampu
meningkatkan efisiensi proyek dan memperkuat posisi keuangan perusahaan dalam
menghadapi ketidakpastian ekonomi pasca-pandemi. Penelitian ini memberikan
kontribusi dalam memperkaya literatur terkait manajemen risiko keuangan di sektor
konstruksi serta menjadi referensi strategis bagi pengambil kebijakan dalam
pengelolaan proyek infrastruktur yang berkelanjutan.
Pembuat
Dera Andini
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
