Analisis Perhitungan Biaya Penetralan Air Asam Tambang Menggunakan Kapur Tohor di KPL Pit Tambang Batubara PT Bara Sumatera Energi

Dublin Core

Judul

Analisis Perhitungan Biaya Penetralan Air Asam Tambang Menggunakan Kapur Tohor di KPL Pit Tambang Batubara PT Bara Sumatera Energi

Perihal

Kapur Tohor, Air Asam Tambang, Kolam Pengendap Lumpur, Biaya Operasional, pH Air

Deskripsi

Kegiatan penambangan batubara di PT Bara Sumatera Energi (BSE) berpotensi menimbulkan AAT akibat oksidasi mineral pyrite (FeS2), dengan pH awal air berkisar 4,88 yang belum memenuhi baku mutu lingkungan (pH 6–9) berdasarkan Permen LHK No. 5 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penetralan AAT di Kolam Pengendap Lumpur (KPL) Pit menggunakan kapur tohor (CaO), menentukan dosis optimal kapur tohor skala laboratorium dan kebutuhan aktual lapangan, serta menganalisis biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, pengukuran debit pompa, pengukuran dimensi KPL, dan pengujian laboratorium dengan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPL Pit memiliki kapasitas tampung total sebesar 2.208.000 liter, dengan total volume air masuk (inflow) harian mencapai 3.850,13 m3/hari. Berdasarkan pengujian laboratorium, diperoleh persamaan regresi linier y = 0,2343x + 6,2062, dengan dosis optimal kapur tohor untuk mencapai target pH aman berkisar 0,93 gr/liter. Kebutuhan operasional aktual kapur tohor di lapangan berdasarkan volume debit air masuk berkisar antara 3.580,62 kg hingga 4.196,64 kg per hari (setara 72 karung/hari). Sementara itu, kebutuhan berdasarkan volume statis KPL berkisar antara 2.053,44 kg hingga 2.406,72 kg per hari (setara 41 karung/hari). Secara finansial, total biaya operasional penetralan yang dikeluarkan oleh perusahaan saat ini adalah sebesar Rp64.000.000,- per bulan dengan kebutuhan material sebesar 25,6 ton/bulan. Penggunaan kapur tohor terbukti sangat efektif meningkatkan pH air dari kondisi asam ke kondisi netral (pH 6,5–7,5) sehingga memenuhi standar regulasi lingkungan yang berlaku.

Pembuat

Siradjuddin Ikhwani

Penerbit

Universitas Prabumulih

Tanggal

2026

Format

Pdf

Bahasa

Indonesia

Tipe

Text