Dublin Core
Judul
Rancang Bangun Aplikasi Presensi Perangkat Desa Air Asam Berbasis Web Dengan Pemindaian Barcode Dan Verifikasi Lokasi GPS
Perihal
Presensi, Web, QR Code, GPS, Prototype, CodeIgniter 4
Deskripsi
Kehadiran perangkat desa sangat penting untuk pelayanan masyarakat, namun di desa air asam pencatatan kehadiran masih menggunakan metode manual berupa tanda tangan pada lembar kertas. Sistem konvensional ini memiliki banyak kelemahan, seperti rentan terhadap kerusakan, kehilangan arsip, serta memakan waktu lama dalam proses rekapitulasi data. Selain itu, metode ini juga membuka celah kecurangan tinggi, seperti praktik titip absen karena tidak ada validasi waktu dan lokasi otomatis. Akibatnya, data presensi menjadi tidak akurat dan menurunkan produktivitas serta kedisiplinan perangkat desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi presensi perangkat desa air asam berbasis web dengan pemindaian kode qr dan verifikasi lokasi gps. Tujuan utamanya adalah untuk memvalidasi kehadiran harian secara digital bagi seluruh pegawai, mengurangi praktik kecurangan, meminimalkan manipulasi, serta sangat mendukung dalam upaya meningkatkan efisiensi kerja operasional kantor.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data faktual dan akurat melalui observasi lapangan, wawancara langsung, serta studi pustaka di kantor desa air asam. Dalam membangun aplikasi presensi, metode pengembangan sistem yang diterapkan adalah pendekatan model purwarupa atau prototype. Tahapan metode ini meliputi komunikasi awal, perencanaan cepat, pemodelan desain cepat, pembuatan purwarupa fungsional, dan terakhir adalah penyerahan untuk mendapatkan umpan balik pengguna. Perancangan sistem divisualisasikan dengan alat bantu pemodelan bahasa terpadu, sedangkan pengembangan perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman web dan kerangka kerja spesifik. Pengelolaan basis data dilakukan menggunakan server lokal dan sistem manajemen relasional. Untuk memastikan seluruh fungsi berjalan dengan sangat baik dan sempurna tanpa adanya kesalahan sama sekali, metode pengujian black box kemudian diterapkan secara menyeluruh guna mengevaluasi perilaku eksternal dari sistem tersebut secara langsung.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem presensi berbasis web telah berhasil dirancang dan diimplementasikan secara optimal. Pengujian menggunakan metode black box membuktikan bahwa seluruh fitur utama seperti pemindaian kode qr dan verifikasi koordinat lokasi berfungsi dengan sangat baik tanpa kendala. Aplikasi ini secara ketat mewajibkan perangkat desa untuk berada dalam batas radius seratus meter dari titik koordinat kantor agar dapat melakukan presensi secara sah. Semua data kehadiran harian pegawai secara otomatis tersimpan ke dalam basis data terpusat secara akurat dan tepat waktu. Kesimpulan dari perancangan sistem ini adalah bahwa pemanfaatan kode qr dan verifikasi lokasi gps sangat efektif dalam meminimalisasi praktik kecurangan seperti titip absen, serta meningkatkan tingkat kedisiplinan perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat luas setiap hari kerja.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data faktual dan akurat melalui observasi lapangan, wawancara langsung, serta studi pustaka di kantor desa air asam. Dalam membangun aplikasi presensi, metode pengembangan sistem yang diterapkan adalah pendekatan model purwarupa atau prototype. Tahapan metode ini meliputi komunikasi awal, perencanaan cepat, pemodelan desain cepat, pembuatan purwarupa fungsional, dan terakhir adalah penyerahan untuk mendapatkan umpan balik pengguna. Perancangan sistem divisualisasikan dengan alat bantu pemodelan bahasa terpadu, sedangkan pengembangan perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman web dan kerangka kerja spesifik. Pengelolaan basis data dilakukan menggunakan server lokal dan sistem manajemen relasional. Untuk memastikan seluruh fungsi berjalan dengan sangat baik dan sempurna tanpa adanya kesalahan sama sekali, metode pengujian black box kemudian diterapkan secara menyeluruh guna mengevaluasi perilaku eksternal dari sistem tersebut secara langsung.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem presensi berbasis web telah berhasil dirancang dan diimplementasikan secara optimal. Pengujian menggunakan metode black box membuktikan bahwa seluruh fitur utama seperti pemindaian kode qr dan verifikasi koordinat lokasi berfungsi dengan sangat baik tanpa kendala. Aplikasi ini secara ketat mewajibkan perangkat desa untuk berada dalam batas radius seratus meter dari titik koordinat kantor agar dapat melakukan presensi secara sah. Semua data kehadiran harian pegawai secara otomatis tersimpan ke dalam basis data terpusat secara akurat dan tepat waktu. Kesimpulan dari perancangan sistem ini adalah bahwa pemanfaatan kode qr dan verifikasi lokasi gps sangat efektif dalam meminimalisasi praktik kecurangan seperti titip absen, serta meningkatkan tingkat kedisiplinan perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat luas setiap hari kerja.
Pembuat
REZA PEBRIANTO
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2026
Format
Pdf
Bahasa
Indonesia
Tipe
Text
