Dublin Core
Judul
ANALISIS METODE TRUCK COUNT DAN JOINT SURVEY
TERHADAP VOLUME OVERBURDEN DI PT. LEMATANG
COAL LESTARI, MUARA ENIM, SUMATERA SELATAN
TERHADAP VOLUME OVERBURDEN DI PT. LEMATANG
COAL LESTARI, MUARA ENIM, SUMATERA SELATAN
Perihal
Overburden, Joint Survey, Truck Count
Deskripsi
ABSTRAK
PT. Lematang Coal Lestari merupakan pengelola usaha tambang batubara
(kontraktor). Tujuan mendirikan perusahaan tambang batubara adalah untuk
memasok batubara ke pembangkit listrik tenaga uap PT Goa Hoang Energi Musi
Mandiri Indonesia (GHEMMI). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
hasil perhitungan Volume Overburden dari kedua metode tersebut, serta
menganalisis perbedaan hasil perhitungannya. Data primer yang digunakan
meliputi data Volume Overburden berdasarkan Joint Survey dan data Volume
overburden berdasarkan Truck Count, sedangkan data sekunder mencakup sejarah
perusahaan, letak dan lokasi penelitian, kondisi geologi, serta data cadangan
batubara. Hasil penelitian pada bulan Mei 2025 menunjukkan perbandingan Volume
overburden per minggu. Pada minggu pertama (27 April 2025), Volume Joint
Survey sebesar 100.500 BCM dan Volume Truck Count sebesar 76.073 BCM,
Untuk minggu kedua (04 Mei 2025), Volume Joint Survey adalah 115.250 BCM
dan Volume Truck Count adalah 95.364 BCM. Pada minggu ketiga (11 Mei 2025),
Volume Joint Survey tercatat 98.725 BCM dan Volume Truck Count 109.201 BCM,
Sedangkan pada minggu keempat (20 Mei 2025), Volume Joint Survey sebesar
108.500 BCM dan Volume Truck Count sebesar 99.228 BCM.
PT. Lematang Coal Lestari merupakan pengelola usaha tambang batubara
(kontraktor). Tujuan mendirikan perusahaan tambang batubara adalah untuk
memasok batubara ke pembangkit listrik tenaga uap PT Goa Hoang Energi Musi
Mandiri Indonesia (GHEMMI). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
hasil perhitungan Volume Overburden dari kedua metode tersebut, serta
menganalisis perbedaan hasil perhitungannya. Data primer yang digunakan
meliputi data Volume Overburden berdasarkan Joint Survey dan data Volume
overburden berdasarkan Truck Count, sedangkan data sekunder mencakup sejarah
perusahaan, letak dan lokasi penelitian, kondisi geologi, serta data cadangan
batubara. Hasil penelitian pada bulan Mei 2025 menunjukkan perbandingan Volume
overburden per minggu. Pada minggu pertama (27 April 2025), Volume Joint
Survey sebesar 100.500 BCM dan Volume Truck Count sebesar 76.073 BCM,
Untuk minggu kedua (04 Mei 2025), Volume Joint Survey adalah 115.250 BCM
dan Volume Truck Count adalah 95.364 BCM. Pada minggu ketiga (11 Mei 2025),
Volume Joint Survey tercatat 98.725 BCM dan Volume Truck Count 109.201 BCM,
Sedangkan pada minggu keempat (20 Mei 2025), Volume Joint Survey sebesar
108.500 BCM dan Volume Truck Count sebesar 99.228 BCM.
Pembuat
Muhammad Abidzar Ghifari
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
