Dublin Core
Judul
ANALISIS PENGELOLAAN AIR ASAM TAMBANGMENGGUNAKAN
KAPUR TOHOR PADA PENAMBANGAN BATUBARA DI
PT BAKTI NUGRAHA YUDA KABUPATEN OGAN
KOMERING ULU SUMATRA SELATAN
KAPUR TOHOR PADA PENAMBANGAN BATUBARA DI
PT BAKTI NUGRAHA YUDA KABUPATEN OGAN
KOMERING ULU SUMATRA SELATAN
Perihal
Air Asam Tambang, Kapur Tohor
Deskripsi
ABSTRAK
PT Bakti Nugraha Yuda merupakan salah satu dampak negatif dari kegiatan penambangan
batubara yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu ekosistem jika tidak dikelola
dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan kapur
tohor dalam menetralkan air asam tambang di area operasional PT Bakti Nugraha Yuda,
Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah uji
laboratorium dengan metode jar test serta pengukuran berkala terhadap pH air pada kolam
pengendapan lumpur (KPL) 1 dan 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan
kapur tohor dengan dosis antara 0,6 hingga 1 gram per liter dapat meningkatkan pH air dari
kisaran 4,5 menjadi 7–8,9, sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan pemerintah.
Persamaan regresi linear pada KPL 1 menunjukkan korelasi sangat kuat (R2 = 0,9988),
begitu pula pada KPL 2 (R2 = 0,9943), yang menunjukkan hubungan linier positif antara
peningkatan dosis kapur tohor dan kenaikan pH. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapur
tohor efektif sebagai agen penetral air asam tambang dan dapat menjadi solusi praktis
dalam pengelolaan limbah cair di industri pertambangan batubara.
PT Bakti Nugraha Yuda merupakan salah satu dampak negatif dari kegiatan penambangan
batubara yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu ekosistem jika tidak dikelola
dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan kapur
tohor dalam menetralkan air asam tambang di area operasional PT Bakti Nugraha Yuda,
Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah uji
laboratorium dengan metode jar test serta pengukuran berkala terhadap pH air pada kolam
pengendapan lumpur (KPL) 1 dan 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan
kapur tohor dengan dosis antara 0,6 hingga 1 gram per liter dapat meningkatkan pH air dari
kisaran 4,5 menjadi 7–8,9, sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan pemerintah.
Persamaan regresi linear pada KPL 1 menunjukkan korelasi sangat kuat (R2 = 0,9988),
begitu pula pada KPL 2 (R2 = 0,9943), yang menunjukkan hubungan linier positif antara
peningkatan dosis kapur tohor dan kenaikan pH. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapur
tohor efektif sebagai agen penetral air asam tambang dan dapat menjadi solusi praktis
dalam pengelolaan limbah cair di industri pertambangan batubara.
Pembuat
Juliansyah
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
